video

7 Alasan Menggunakan Konten Video Adalah Cara Tercepat untuk Berkembang di Social Media

Seperti yang Kamu lihat, banyak brand-brand besar yang menggunakan konten video untuk mengembangkan media sosial mereka.

Entah itu untuk beriklan, membuat konten atau kampanye tertentu.

growth
Source : Freepik.com

Apalagi jika Kamu perhatikan, Instagram, Pinterest, Facebook, Twitter dan bahkan Linkedin juga memungkinkan kita untuk mengunggah video.

Belum lagi kalau kita ngomongin aplikasi Tiktok, salah satu aplikasi yang pertumbuhannya sangat-sangat cepat.

Namun, Kenapa Konten Video Itu Sangat Penting untuk Brand?

Jika kita perhatikan, semakin ke sini, kebiasaan orang untuk mengonsumsi konten berbentuk video itu semakin sering.

Padahal dulu, media sosial ini hanya untuk tempat mengunggah foto hewan peliharaan, atau untuk berkenalan saja.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, media sosial sudah menjadi tempat untuk cari hiburan, belajar, menghabiskan waktu, bahkan untuk tempat jualan.

Inilah era media sosial sekarang. Itu kenapa konten dengan format video sangat-sangat ampuh.

Jika Kamu masih belum yakin dengan konten video, silakan Kamu simak 5 manfaat apa saja yang Kamu akan dapatkan jika Kamu membuat video.

1. Video Bagus untuk Meningkatkan Interaksi

Mana yang lebih menarik, gambar atau video?

Jika kita perhatikan, otak kita lebih suka gambar yang bergerak dibandingkan gambar yang diam saja.

Entah itu berupa GIF atau video.

Dulu, Instagram memang lagi tren dengan konten carousel. Sebuah konten yang terdiri dari 8-10 gambar (umumnya) dan bisa digeser kanan dan kiri.

Namun, sejak adanya Tiktok, Instagram sudah merilis fitur IG Reels untuk menyaingin Tiktok.

Contoh konten carousel bisa Kamu lihat seperti gambar di bawah ini:

Sejak adanya IG Reels, pola orang mengonsumsi konten jadi berbeda.

Mereka cenderung lebih suka dengan video. Selain menstimulus visual dan mata kita, video juga dapat menstimulus pendengaran kita. Karena video memungkinkan kita untuk memberikan lagu tertentu.

Jadi, tidak ada salahnya Kamu mencoba membuat konten video di media sosial Kamu.

2. Video Menunjukkan Sisi Personal

video
Source : Freepik.com

Berbeda dengan gambar, video memungkinkan kita untuk menunjukkan sisi personal secara langsung.

Sisi personal yang dimaksud adalah, mereka akan memperhatikan, video seperti apa yang Kamu unggah.

Apakah kebanyakan video galau? video motivasi? Atau video apa pun.

Bayangkan, bukankah followers Kamu akan penasaran, siapa orang di balik akun Instagram ini?

Seperti apa orangnya? Mulai dari sisi personalnya dan banyak hal lainnya.

Jadi, memang konten video bisa dibilang lebih ampuh untuk membangun kepercayaan kepada audiens Kamu.

3. Gen Z Lebih Menyukai Konten Video

genz
Source : Freepik.com

Jika Kamu sekarang sedang mengembangkan media sosial, ada baiknya Kamu mulai memikirkan tentang Gen Z (manusia yang lahir 1996-2009).

Karena Gen Z adalah target pasar kita di masa depan.

Gen Z memang lebih terhubung dengan internet dibandingkan dengan generasi lainnya.

Jadi, memang video adalah cara terbaik untuk memulai konten. Apalagi jika target pasar Kamu adalah Gen Z.

Bahkan, Youtube juga sudah melakukan Survei, 50% dari gen Z dan milenial mengatakan “tidak bisa hidup” tanpa video dalam kesehariannya.

Ini alasan kenapa perkembangan Tiktok itu begitu mengerikan. Bahkan jumlah penggunanya pun bisa menyaingin Instagram, entah itu di Indonesia atau di seluruh dunia.

4. Konten Video bisa Digunakan di Berbagai Platform

Meskipun membuat video memerlukan waktu dan tenaga, tapi setelah Kamu selesai membuatnya, Kamu bisa menggunakannya untuk berbagai platform media sosial.

Berbeda halnya dengan konten carousel. Carousel memang bagus untuk memberikan banyak informasi, tapi konten carousel tidak bisa digunakan di banyak platofrm, seperti Facebook.

Memang Kamu masih bisa posting konten carousel di Facebook, tapi hasilnya akan seperti ini:

carousel

Kurang menarik dan tidak efektif, bukan?

Untuk membuat video, kamu bisa gunakan ukuran 9:16. ya.

5. Konten Video Adalah Alat Jualan yang Ampuh

addtocart
Source : Freepik.com

Kamu pernah dengar kutipan ini: “orang tidak suka dijualin, tapi orang suka beli.”

Kadang kala, saat kita jualan di media sosial, Kita lupa bahwa tujuan orang masuk ke media sosial itu bukan untuk membeli sesuatu, tapi untuk mencari hiburan dan menghabiskan waktu.

Jadi, saat kita jualan di media sosial, pasti sangat banyak orang yang tidak suka.

Beda halnya saat orang masuk Marketplace, mereka yang masuk ke sana adalah mereka yang mau belanja.

Dengan konten video, Kamu dapat menerapkan soft selling/berjualan secara halus.

Salah satu trik yang Kamu bisa gunakan adalah, Kamu bisa memberikan ulasan produk yang Kamu ingin tawarkan dalam bentuk video.

Itu tadi 5 manfaat yang bisa Kamu dapatkan jika membuat konten video.

Gimana, Kamu sudah siap membuat konten video?

Oh iya, apakah Kamu sudah tahu 5 jenis konten di Instagram ini? Klik di sini untuk membaca lebih lanjut, ya!

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.