konten

6 Jenis Konten di Instagram untuk Dimaksimalkan

Siapa yang sekarang sudah sadar, bahwa membuat konten di Instagram atau media sosial itu sangat-sangat penting. Bahkan mungkin Kamu juga sering melihat, seseorang yang bukan siapa-siapa, tapi sekarang jadi terkenal karena konten-kontennya.

Maka dari itu, tidak heran bahwa Bill Gates sebagai salah satu orang terkaya di dunia pun berkata: “Content Is King.”

konten instagram
Source : Freepik.com

Sebelum Kamu belajar lebih dalam, apa saja jenis-jenis konten, Kamu harus paham dulu. Sebenarnya, apa itu konten?

Menurut Wikipedia, konten merupakan sumber informasi yang tersedia di media atau produk elektronik.

Di Instagram sendiri, ada 6 jenis konten yang bisa Kamu Posting.

Konten Instagram Single Image

Konten Single Image ini memang sangat tren di Instagram. Karena Single Image sendiri berarti 1 gambar saja.

Karena 1 gambar saja, hal ini kurang bagus jika Kamu ingin memberikan Value yang lebih buat Followers Kamu.

Single Image sering dipakai para Influencer untuk foto OOTD, tapi sangat jarang dipakai oleh Content Creator yang ingin memberikan edukasi dan value lebih ke Followers mereka.

Ada 3 ukuran yang bisa Kamu gunakan saat Posting Single Image di Instagram:

  1. Landscape: Memiliki Ukuran 1080 x 608 Pixel atau dengan ratio 1,91:1.
  2. Square: Memiliki Ukuran 1080 x 1080 Pixel atau dengan ratio 1:1.
  3. Potrait: Memiliki Ukuran 1080 x 1350 Pixel atau dengan ratio 4:5.

Oh iya, sebaiknya Kamu hindari Posting dengan ukuran Landscape, ya. Karena visualnya kurang bagus. Lebih baik square/potrait.

Konten Instagram Carousel

Jika tadi Kamu sudah belajar tentang konten single image, mungkin Kamu bertanya-tanya, “apa bedanya dengan konten carousel?”

Bedanya Carousel dengan single image adalah, carousel itu Kamu posting langsung lebih dari 1 gambar. Jadi, konten Kamu bisa digeser ke kiri dan kanan.

Contohnya Seperti Ini:

Mungkin akhir-akhir ini Kamu juga sering melihat konten dengan tipe seperti ini, bukan?

Yup, sejak pandemi 2020 kemarin, banyak content creator baru bermunculan dan membuat carousel di Instagram.

Karena carousel dapat memberikan value lebih banyak dalam 1 konten.

Jadi, tidak heran jika carousel dapat memberikan tingkat interaksi yang tinggi di Instagram.

Apalagi, kita tahu sendiri, semakin tinggi interaksi yang ada di posting-an kita, semakin tinggi juga kesempatan Instagram untuk memunculkan posting-an kita ke lebih banyak orang.

Karena itulah, banyak orang berlomba-lomba untuk membuat carousel di Instagram.

Untuk ukuran carousel sendiri, Kamu bisa gunakan 2 ukuran:

  1. Square: Memiliki ukuran 1080 x 1080 Pixel atau dengan ratio 1:1.
  2. Potrait: Memiliki ukuran 1080 x 1350 Pixel atau dengan ratio 4:5.

Mana yang paling bagus? Keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Kelebihan dari konten potrait, potrait memberikan visual stimulus yang lebih bagus dibanding dengan square.

Namun, potrait gampang “dicuri” oleh banyak reposter di Instagram. Karena copyright yang kita tulis di konten tersebut akan terpotong jika mereka posting ukuran Square.

Kalau konten square kebalikannya, dari visual stimulus kurang bagus, tapi lebih aman untuk jika Kamu menuliskan copyright konten Kamu di bagian bawah konten.

Konten Instagram Reels

Konten berikutnya yang juga populer yang dirilis sekitar Agustus 2021 yang lalu adalah Instagram Reels. Instagram Reels adalah konten di Instagram yang wajib untuk dioptimasi.

Hal ini karena Reels cukup signifikan untuk mendatangkan followers baru, termasuk menjangkau followers yang sudah ada.

Berikut ini contoh Instagram Reels:

Konten Reels, merupakan konten vertical video dengan ukuran 1080 x 1920 pixel atau rasio 9:16 yang mirip dengan Instagram Story, hanya saja lebih mirip pada konten Tiktok sebagai kompetitornya.

Konten IG berbentuk Video

Konten berbentuk video ini juga sangat diminati oleh banyak orang. Apalagi karena trend Tiktok yang sudah menjamur di mana-mana.

Alhasil, banyak orang sudah terbiasa untuk menonton video pendek yang ada di Instagram.

Saat artikel ini dibuat, konten video di Instagram ini berdurasi maksimal 1 menit, ya. Untuk ukurannya sendiri, Kamu bisa gunakan 3 Pilihan Ukuran.

  1. Landscape : Memiliki Ukuran 1080 x 608 Pixel atau dengan ratio 1.91:1
  2. Square : Memiliki Ukuran 1080 x 1080 Pixel atau dengan ratio 1:1
  3. Potrait : Memiliki Ukuran 1080 x 1350 Pixel atau dengan ratio 4:5

Konten di Instagram IGTV

Konten di Instagram TV ini sama halnya dengan konten video. Bedanya adalah konten IGTV memiliki durasi yang lebih panjang dibandingkan konten video.

Jika konten video memiliki durasi maksimal 1 menit/60 detik, konten IGTV bisa lebih dari itu. Bahkan ada juga pernah konten IGTV yang memiliki durasi hampir 5 Jam. Menarik, ya?

Biasanya IGTV yang memiliki durasi lebih dari 1 jam, itu adalah IGTV hasil dari IG Live yang disimpan.

IGTV ini sangat bagus untuk Kamu yang ingin membagikan value yang lebih buat audiens Kamu. Karena durasinya memang cukup lama.

Untuk ukuran IGTV, Kamu bisa gunakan 2 Ukuran :

  1. IGTV Landscape: Memiliki ukuran 1920 x 1080 Pixel atau dengan ratio 16:9
  2. IGTV: Memiliki ukuran 1080 x 1920 Pixel atau dengan ratio 9 : 16

Konten Instagram Story

Sejak Instagram merilis fitur ini, fitur ini juga selalu dipakai pengguna Instagram setiap harinya.

instagram story

Menariknya adalah, konten di Instagram Story akan hilang dengan sendirinya ketika sudah di-upload selama lebih dari 24 jam.

Karena hal itulah, Instagram Story sering digunakan untuk konten-konten keseharian pengguna Instagram tersebut.

Lain halnya ketika mereka ingin posting di feed Instagram.

Posting-an feed Instagram tidak akan hilang, sampai posting-an tersebut akhirnya dihapus oleh pemilik Akun Instagram itu.

Yang jadi menarik adalah, Instagram Story masih menggunakan algoritma chronological, yang mana Story Kamu akan dimunculkan kepada mereka berdasarkan jam posting kamu. ( Ketika artikel ini dibuat )

Semakin banyak Kamu posting Instagram Story, semakin banyak juga kesempatan untuk Instagram Story Kamu muncul di bagian paling depan Story Instagram Followers kamu.

Lain halnya dengan Instagram Feed. Instagram Feed sudah menggunakan Ranked Feed, yang mana Interaksi yang terjadi di Posting-an tersebut adalah hal yang sangat penting. Semakin tinggi Interaksinya, semakin besar kemungkinan untuk ditampilkan.

Oh iya, Instagram Story sendiri memiliki ukuran 1080 x 1920 Pixel, atau rasio 19 : 16.

Jika Kamu sekarang bingung, tipe Konten mana yang sebaiknya saya gunakan?

Gunakan konten yang relevan dengan Niche Kamu. Misal jika Kamu ingin membahas Skincare, Karena skincare itu dominan menggunakan konten berbentuk video, maka gunakan video/IGTV, ya.

Kamu tidak harus menggunakan carousel, kok. Silakan disesuaikan dengan tipe konten yang relevan dengan audiens Kamu, ya.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *