instagram hashtag

Memahami Lengkap tentang Instagram Hashtag dan Optimasinya

Banyak orang bilang, bahwa salah satu hal penting dalam mengembangkan Instagram adalah dengan menggunakan Hashtag. Namun apakah kamu sendiri mengetahui, apa itu Instagram Hashtag dan apa fungsi sebenarnya?

Berpuluh-puluh tahun yang lalu sebelum era media sosial, hashtag atau yang biasa kita kenal dengan tagar dulunya kita gunakan simbol untuk memeriksa saldo pulsa yang kita miliki.

Mungkin kalau kamu mengetahui tentang ini, kamu juga sudah berumur 25 ke atas seperti saya, hehehe.

Sebenarnya, pencetus hashtag di gunakan di media sosial adalah Chris Messina.

Chris Messina sendiri merupakan produk desainer yang pada saat itu menggunakan twitter dan berpikir, kalau twitter butuh sesuatu untuk mengorganisasi dan mengumpulkan Konten nya menjadi satu kategori.

Ide ini akhirnya viral dan di gunakan oleh Twitter pada taun 2009.

Ketika Instagram rilis pada tahun 2010. Instagram juga menggunakan hashtag, seperti #yolo #nofilter, Facebook pun juga menggunakan hashtag pada tahun 2013.

Nah, itu sekilas saja mengenai sejarah hashtag ya. Jadi hashtag itu sendiri berfungsi untuk meng kategorikan konten yang anda posting sehingga memudahkan orang untuk mencarinya.

Namun banyak orang lupa dengan fungsi hashtag ini. Apalagi banyak yang mempusingkan tentang Hashtag.

  • Hashtag apa ya yang bagus?
  • Hashtag apa yang cocok buat akun saya?
  • Bagaimana mendapatkan Hashtag dengan Impressi yang banyak?

Pada dasarnya, Hashtag bukanlah sesuatu yang bisa kamu kontrol. “Kok bisa?

Karena Impressi yang di hasilkan dari Hashtag itu berdasarkan orang yang search Hashtag tersebut. Masalahnya adalah, kita tidak bisa tau kapan mereka search di Hashtag tertentu.

Namun tenang. Di setiap masalah selalu ada solusi kok.

Solusinya? Kamu buat beberapa group hashtag dan kamu gunakan secara bergantian.

kelas instagram organik

Hal ini bertujuan agar kamu bisa test, Hashtag mana yang winning di hari tertentu.Ketika kamu sudah mendapatkan winning hashtag, kamu bisa gunakan minggu depannya di hari yang sama.

Idealnya, kalau kamu posting 1 hari 1x, sebaiknya kamu membuat 7 Group Hashtag dan kamu test dan ukur.

Saya juga sering melihat, orang-orang selalu menggunakan Hashtag yang sama di setiap postingannya.

Namun, saya pernah membaca ini di Instagram bynikojulius. Kebetulan beliau seorang Instagram expert yang banyak berbagi konten seputar Instagram. Beliau juga mencoba hal ini.

Apa yang akan terjadi kalau kita menggunakan Hashtag yang sama terus menerus.

Bahkan di postingan ini, beliau juga membagikan studi kasus berdasarkan apa yang beliau praktekkan. Menarik ya?

Hashtag Instagram apa yang sebaiknya saya gunakan?

Yang jadi pertanyaan sekarang adalah. “Hashtag apa yang sebaiknya saya gunakan?

Jawabannya cukup simple kok. Gunakan Hashtag yang relevan dengan isi konten kamu.

Misal nya : Konten kamu berisi tentang makanan, jangan gunakan hashtag yang tidak ada hubungannya dengan makanan.

Bahkan saya pernah lihat, banyak orang menggunakan Hashtag viral. Seperti hashtag #prayforlebanon waktu terjadinya bom di Lebanon.

Coba kamu perhatikan gambar ini..

data instagram insights
Type caption (optional)

Postingan ini menggunakan hashtag viral dan mendapatkan Impressi dari hashtag yang cukup banyak.

Memang kebetulan Hashtag ini sesuai dengan Niche Konten Instagram ini. Jadi menurut saya ini juga momentum tersendiri lo.

Di banyak kasus lain, pengguna Instagram lain mencoba mengakali Instagram dengan menggunakan Hashtag Viral, namun tidak Relevan dengan Konten nya.

Menariknya, darimana Instagram bisa tau kalau Konten kita tidak relevan dengan Hashtag tersebut?

Coba kamu perhatikan juga gambar ini :

hashtags instagram
source : instagram jbm.id

Di gambar ini kita bisa lihat, bahwa Instagram bisa melihat gambar apa yang kita posting.

Ini berarti, Instagram bisa tahu apakah kita menggunakan Hashtag yang relevan dengan konten kita atau tidak.

Mungkin kamu sekarang berpikir, “Memang apa konsekuensi nya kalau kita menggunakan hashtag yang tidak relevan?

Yang pertama pastinya Impressi dari Postingan kamu akan di turunkan oleh Instagram, bahkan parahnya lagi kamu bisa terkena Shadow Ban.

Shadow Ban itu sendiri merupakan hukuman dari Instagram kepada user yang biasanya Spam Hashtag / Melakukkan hal-hal SPAM lainnya yang sama terus menerus, atau pun menggunakan Hashtag yang tidak relevan dengan Kontenya.

Tapi di Artikel kali ini, saya tidak akan bercerita banyak tentang Shadow Ban, mungkin di Artikel yang lain ya..

Sekarang masalahnya, Bagaimana kita mengoptimalkan fungsi Hashtag itu sendiri?

Jawabannya adalah melalui testing. Ya, di dunia Digital Marketing tidak ada sesuatu yang Absolut dan pasti benar. Semua wajib di test.

kelas instagram organik

“Cara testing Hashtag-nya gimana?”

Kamu bisa kumpulkan 100 – 150 Hashtag yang berbeda-beda, dan sesuai dengan konten kamu?

Setelah kamu kumpulkan, kamu buat beberapa group Hashtag dengan 1 group berisikan 15 – 25 Hashtag.

Contoh nya seperti ini :

instagram hashtag
Type caption (optional)

Ya, ini merupakan Hashtag yang saya gunakan setiap harinya.

Saya pribadi punya 7 Group Hashtag, karena saya posting setiap hari di Instagram.

Sekarang Mungkin kamu ingin bertanya-tanya..

Jika 7 group hashtag, dan 1 group berisikan 25 hashtag, artinya saya harus mencari 175 Hashtag brati?

Tentu tidak kok.. Dalam tiap group, kamu bisa gunakan hashtag yang sama tiap group namun dengan porsi 70% berbeda ya.

Tujuannya? agar tidak di anggap SPAM oleh Instagram.

Pastikan juga anda menggunakan Hashtag yang relevan dan masih berhubungan ya. Kamu bisa search dengan menggunakan Tools untuk ini, karena fitur Related Hashtag sudah di hilangkan oleh Instagram ( Ketika artikel ini di buat ).

Setelah kamu punya group hashtag sekarang tugas kamu adalah test tiap group, posting konten di Instagram dan menggunakan Hashtag tersebut.

Saya pribadi selalu test dalam waktu 30 hari pertama. Kalau saya mendapatkan group hashtag yang jelek saya ganti, dan kalau saya mendapatkan group hashtag yang bagus ( menghasilkan banyak impressi ) saya akan gunakan lagi minggu depan di hari yang sama.

Namun, “Apa ada patokannya group hashtag itu jelek atau bagus?”

Kamu bisa mematoknya dengan melihat berapa persen yang kita jangkau dan tidak follow akun kita.

Coba kamu perhatikan gambar ini :

post insights
Type caption (optional)

Saya pernah mendapatkan Hashtag yang bagus, dengan Impressi menembus 4.000 lebih. Hanya dari Hashtag.

Patokan saya pribadi adalah di atas 40% yang tidak follow itu sudah bagus. Namun, apakah kalau kita sudah mendapat Winning Hashtag selamanya impressi dari Hashtag itu akan bagus?

Tidak juga lo..

instagram insights
Type caption (optional)

Di kasus lain, Kamu bisa lihat, bahwa impressi dari Hashtag ini hanya 228 saja, dan hanya 20% saja postingan ini menjangkau orang yang tidak follow saya.

Nah, mungkin sekarang kamu bingung juga..

“Sebenarnya,apa si yang mempengaruhi impressi ini bisa naik turun dan tidak stabil?”

Jadi, impressi itu sendiri berarti penayangan atau berapa kali konten kamu ditampilkan.

Menariknya, Impressi dari hashtag itu sendiri berdasarkan dari orang yang mencari hashtag tertentu / follow hashtag itu.

Masalahnya adalah, kita tidak bisa tahu kapan orang search hashtag itu bukan?

Jadi itu kenapa kita harus testing.

Namun, kualitas konten juga mempengaruhi impressi dari hashtag itu juga lo, apalagi 1-2 jam pertama ketika anda posting itu juga mempengaruhi lo.

Meskipun mungkin banyak yang mencari hashtag tersebut, tapi kalau interaksi postingan anda rendah, terkadang instagram juga akan memberhentikan impressinya lo…

Dan ada satu hal penting untuk anda bisa mendapatkan Impressi secara optimal dari Hashtag, dan ini tidak banyak orang yang tau. Namanya adalah DAPC.

kelas instagram organik

Mengenal apa itu DAPC.

DAPC sendiri berarti Daily Average Post Count.

Ya benar, kamu bisa tahu berapa banyak rata rata orang yang posting di hashtag tersebut.

Kenapa ini sangat penting? coba kamu sekarang bayangkan, kalau kamu barusan posting di Instagram, namun tidak lama kemudian banyak orang yang posting di Hashtag tersebut, otomatis postingan anda akan cepat tenggelam bukan?

Menariknya, hal ini juga sempet di buatkan Konten oleh Niko Julius di Instagramnya.

Kamu bisa check dengan cara Klik di sini ya..

Dan memang data DAPC ini tidak bisa kita dapatkan melalui Instagram saja.

Kamu harus menggunakan Tools untuk Check DAPC Hashtag yang kamu mau. Nama tools-nya adalah Flick.tech

Dan tools ini juga bisa dibuktikan Akurasi data yang diberikan. Karena Tools ini Connect dengan API Instagram itu sendiri.

Contoh nya seperti ini :

flick.tech
source : Flick.tech

Seperti yang kamu bisa lihat, di Kolom DAPC #bisnisonline sendiri ada 6.300 rata rata orang posting di sana setiap harinya.

Coba sekarang kamu bayangkan, artinya setiap jamnya ada 525 orang yang posting menggunakan Hashtag tersebut.

Dan ini menyebabkan postingan kamu yang menggunakan Hashtag ini akan kesulitan mendapatkan Impressi dari Hashtag ini.

Jadi sebaiknya, kamu hindari hashtag yang terlalu besar seperti ini ya.

Saran saya, Gunakan hashtag dengan DAPC yang tidak terlalu tinggi, ataupun tidak terlalu Rendah.

Cobalah menggunakan Hashtag dengan DAPC di atas 50, dan di bawah 800.

“Kenapa seperti itu?”

Jika DAPC di angka 800, artinya ada 66 konten yang diposting setiap jamnya di hashtag tersebut ( 800 : 12 )

Dan kenapa saya merekomendasikan Tools Flick.tech ini juga?

Karena apakah kamu sadar? Bahwa sekarang fitur Related Hashtag sudah di hilangkan oleh instagram? ( Ketika Artikel ini dibuat )

Saya sendiri kurang tahu kenapa fitur ini di hilangkan, tapi solusi yang bisa kamu lakukan sekarang adalah menggunakan tools.

Menariknya, Flick.tech juga bisa untuk melihat hashtag yang relevan dan tidak memberikan Hashtag yang di Banned oleh Instagram lo.

Ini buktinya :

tampilan flick.tech
source : flick.tech

Cara menggunakan nya juga cukup mudah, kamu tinggal search hashtag yang relevan dengan konten kamu, lalu akan keluar Hashtag yang relevan yang bisa kamu gunakan.

Saran saya, bermainlah dengan hashtag yang Low Competition dan Medium ya.

Alasan Hashtag Instagram tidak bekerja

Selain itu, saya juga memerhatikan banyak orang yang mengembangkan Instagram, mereka selalu mencari trik-trik bagaimana cara mendapatkan Impressi yang besar atau biasa yang saya sebut Winning Hashtag.

Nah, kadang mungkin kamu juga bingung.

“Kok bisa ya sama sekali tidak mendapatkan Impressi dari Hashtag” atau yang biasa saya sebut, hashtag-nya tidak bekerja.

Ternyata, ada 6 Alasan kenapa Hashtag yang kamu pakai tidak bekerja/tidak menghasilkan Impressi.

Akun Instagram kamu terkena Shadow Banned

shadow ban
Source : Freepik.com

Meskipun memang hal ini masih menjadi misteri.. “Apakah Shadow Banned itu benar ada atau tidak?”

Namun, banyak juga kasus-kasus Akun Instagram yang mengalami penurunan jangkauan. Bahkan, sama sekali tidak mendapatkan Impressi dari Hashtag.

Mungkin saya akan bahas tentang Shadow Banned di Artikel yang lain ya. Tapi intinya adalah, Shadow Ban itu sebuah hukuman yang Instagram berikan buat Akun Instagram yang melanggar ketentuan tertentu di Instagram.

Biasanya paling banyak karena Akun tersebut melakukan tindakan SPAM.

Kamu menggunakan Banned Hashtag di Instagram

hashtag
Source : Adweek.com

Kamu sudah tahu apa itu Banned Hashtag?

Banned Hashtag adalah Hashtag yang Instagram larang dan tidak boleh kamu gunakan. Jadi pastikan kamu tidak menggunakan sembarangan Hashtag ya.

Karena di Instagram sendiri, ada beberapa Hashtag yang memang di Banned dan tidak boleh kamu gunakan.

Contoh Banned Hashtag di Instagram itu seperti ini :

Instagram Hashtag

Jika kamu melakukkan pencarian Hashtag #alone dengan hashtag lainnya, kamu bisa melihat bahwa ada perbedaan di bagian Recent/Konten terbaru dari orang-orang yang menggunakan Hashtag ini dan ada Notifikasinya seperti kata-kata tersebut.

Karena Instagram sendiri melarang mereka yang menggunakan Hashtag tersebut.

Jadi, pastikan kamu tidak menggunakan Hashtag yang di-Banned ya. Selengkapnya kamu bisa check Listnya di sini.

Hashtag Instagram kamu tidak Relevan dengan isi Postingan kamu

instagram
Source : Freepik.com

Percaya tidak percaya, Instagram bisa tahu apa yang kamu posting, dan apa isi posting-an tersebut.

Bayangkan.. Jika kamu menggunakan Hashtag #mobil, tapi isi postingannya makanan? Otomatis Instagram tidak suka akan hal tersebut. Kenapa? karena hal tersebut tidak Relevan bukan?

Akhirnya Instagram memberikan kamu sanksi/hukuman berupa tidak adanya Impressi dari Hashtag.

Kalau kamu mau tahu lebih lengkap, kamu bisa check hal tersebut di Link ini ya.

Kamu terus menggunakan Hashtag yang sama

hashtag
Source : Freepik.com

Pernah punya pengalaman dapat Impressi yang sangat besar dari Hashtag?

Ya, terkadang kita ingin mendapatkan Impressi yang besar berkali-kali bukan? Maka dari itu kita mengulangi Hashtag yang Winning tersebut.

Walaupun hal ini masih menjadi perdebatan. Namun sebaiknya kita punya Group Hashtag dan di Ganti-ganti ketika posting Konten di Instagram ya.

Selain untuk testing Hashtag, Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dan tidak di Indikasi SPAM oleh Instagram.

Hashtag kamu menggunakan DAPC yang terlalu besar / terlalu kecil

instagram
Source : Freepik.com

Mungkin kamu bingung, apa itu DAPC ?

Terkait DAPC secara detail, sudah sempat saya bahas di-Link ini.

Penjelasan singkatnya seperti ini. Bayangkan, kamu ingin memposting sebuah Konten/Jualan kamu di Instagram dengan menggunakan Hashtag #Onlineshopsurabaya.

Lalu, apakah kamu sadar? Seberapa banyak orang menggunakan Hashtag #Onlineshopsurabaya? dan berapa orang yang posting di jam yang sama dengan Hashtag tersebut?

Itu kenapa ketika kamu posting konten di Hashtag tersebut tidak mendapatkan Impressi apapun. Karena terlalu banyak yang Posting di Hashtag itu dan Postingan kamu cepat tenggelamnya.

Bahkan sebaliknya, Kamu menggunakan Hashtag #pemanahbandung misalkan. Dimana Hashtag tersebut adalah Hashtag “mati” dan jarang sekali orang posting menggunakan Hashtag tersebut.

Wajar saja jika kamu tidak mendapatkan Impressi dari Hashtag tersebut. Itu sebabnya, penting buat kamu untuk melakukkan Riset Hashtag terlebih dahulu.

Untuk bisa check DAPC dalam sebuah Hashtag, kamu bisa menggunakan Tools yang namanya Flick/langsung saja Klik Di sini.

Akun Instagram kamu di Private / di Kunci

locked
Source : Freepik.com

Ada satu Mitos yang sangat Unik yang saya perhatikan di Indonesia.

Banyak orang berasumsi, “Kalau akun jualan itu di Kunci saja akunnya, agar mereka yang Kepo harus follow dahulu”

Jika kamu jadi calon Customer, apakah kamu mau Follow akun tersebut? Kalau saya si tidak heheh ^_^

Kenapa?

Saya follow pun, belum tentu juga yang dijual di akun tersebut sesuai dengan apa yang saya mau bukan?

Jadi untuk kamu yang jualan di Instagram/sedang membangun Brand, sebaiknya jangan kamu Kunci akun Instagram kamu.

Karena selain itu buruk untuk Brand kamu, kalau akun Instagram kamu di Kunci, Hashtag kamu tidak akan bekerja lo.

Inti dalam penggunaan Instagram Hashtag

  1. Pastikan Hashtag kamu relevan dengan konten.
  2. Jangan gunakan Banned Hashtag yang akan saya bahas di artikel yang lain.
  3. Jangan gunakan hashtag yang terlalu besar ( Perhatikan DAPC nya ).
  4. Test dan ukur setiap group hashtag yang anda gunakan.

Setelah kamu membaca Artikel ini, artinya kamu ingin lebih mengembangkan Instagram kamu agar lebih optimal bukan?

Kamu tidak perlu juga mencoba otodidak sana-sini kok. Belajar di Kelas Instagram Organik, bersama Pakar Instagram langsung…

kelas instagram organik

Di Artikel selanjutnya, saya akan membahas banyak hal tentang mitos-mitos hashtag yang wajib kamu ketahui.

Sampai jumpa di artikel berikutnya ya..

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *