personal branding: definisi

Personal Branding: Definisi, Tips, dan Cara Membangunnya

Personal branding harus dilakukan agar Anda memiliki identitas yang mudah dikenali di tengah-tengah masyarakat. Mari lakukan hal berikut!

Apa itu personal branding atau citra diri? Secara definisi, yaitu membangun kesan atau memperkenalkan nilai dirinya pada lingkungan sekitar. 

Dalam prosesnya merujuk pada bagaimana Anda menunjukan nilai-nilai serta kepercayaan dan tujuan hidup ke orang banyak. Singkatnya dapat juga dibilang “Anda mau dikenal orang seperti apa? Dan karena apa?”

Pada umumnya, hal tersebut sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas dan membangun rasa percaya diri. Mungkin sebagian dari Anda berpikir bahwa hanya orang-orang terkenal saja atau influencer yang harus memiliki “citra diri”.

Namun sebenarnya Anda pun bisa mengoles citra diri dengan menunjukan kemampuan, keterampilan maupun pengalaman.

personal branding 1

Personal Branding dan Alasan Penting untuk Melakukannya

Jika Anda sudah mengoles citra diri, artinya Anda telah mempunyai pondasi untuk membangun citra yang dapat dilihat orang banyak.

Selain itu, Anda juga bisa menunjukkannya dengan cara memberikan sisi unique atau unik. Tentukan penampilan seperti apa yang ingin Anda tunjukan.

Banyak manfaat yang bisa Anda rasakan jika melakukan personal branding, diantaranya banyak orang yang lebih mengenal diri Anda.

Seperti “dia adalah seseorang yang ahli dalam pakar kesehatan” atau “dia sangat pandai dalam hal kecantikan”. Selain itu, Anda juga dapat membangun relasi yang lebih luas sesuai dengan minat Anda.

Secara tak sadar orang-orang mulai mengenali dan menaruh kepercayaan bahwa Anda merupakan seorang ahli dan mempunyai keterampilan yang sebagian orang tidak punya.

Misalnya, Anda merupakan seorang HRD yang suka berbagi tips dalam dunia kerja maupun interview. Dengan menunjukan hal tersebut audiens akan mulai memperhatikan Anda. Mereka akan percaya bahwa Anda seseorang yang ahli dalam bidang tersebut.

Tak hanya dengan menunjukan profesi saja, citra diri juga dapat memudahkan Anda dalam urusan karir. Jika Anda punya akun LinkedIn, manfaatkan platform tersebut sebagai ajang membangun citra diri Anda.

Misalnya dengan menunjukan hasil karya dan pencapaian Anda. Selain itu, bisa juga melalui cerita perjalanan karir Anda dengan memberikan insight pada audiens.

2

5 Tips Membangun Personal Branding

Jika sudah mengetahui pentingnya membangun citra diri, lalu bagaimana cara Anda melakukannya? Tenang, Anda bisa melakukannya dengan 5 hal dibawah ini!

Self-Aware (Kesadaran Diri)

Self aware adalah usaha ketika Anda harus mengenali diri Anda sendiri. Fokus pada potensi yang dimiliki merupakan salah satu jalan agar menemukan citra dalam diri Anda.

Aspek yang bisa Anda tanyakan pada diri diantaranya, “apa hal yang menjadi passion Anda?”, “Karakter apa yang harus Anda tunjukan pada lingkungan?”, dan “apa saja nilai yang kamu miliki?”.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan self awareness? Ada beberapa langkah yang bisa Anda terapkan, diantaranya meditasi. Tak harus mengikuti gerakannya, Anda bisa berpikir dan meluangkan waktu sejenak.

Serta memikirkan berbagai hal seperti, “apa saja hal yang sudah dicapai dan apa yang belum”. Anda juga bisa meminta bantuan orang untuk memberikan masukan. Sesungguhnya, orang terdekatlah yang mengetahui sifat dan karakter Anda.

Sesuaikan Konten dengan Minat

Cara membangun citra diri salah satunya dengan menunjukkannya melalui media sosial. Dengan begitu, audiens dapat mengenali Anda melalui isi konten yang dibuat.

Anda bisa meluangkan waktu dengan membuat tips atau insight melalui postingan berupa karya tulis, foto, maupun video sesuai gaya Anda. Cara tersebut dapat menarik perhatian banyak audiens, terutama yang memiliki minat atau tujuan yang sama dengan Anda.

Perluas Relasi

Menemukan relasi yang tepat sesuai dengan minat, merupakan suatu hal yang bagus untuk mengembangkan citra diri Anda.

Melalui banyaknya relasi, Anda akan menemukan berbagai hal baru dan akan mendapat feedback. Seperti menemukan ide, menyelesaikan masalah, dan mengetahui bagaimana cara pandang mereka terhadap Anda.

Selalu Jaga Konsistensi

Jika Anda sudah dikenal orang banyak dengan membangun citra diri di media sosial, artinya audiens sudah menaruh kepercayaan pada Anda.

Alasan audiens mengikuti media sosial Anda, karena mereka ingin sesuatu yang lebih dari konten Anda. Untuk meningkatkan kepercayaan audiens, Anda harus selalu jaga konsistensi.

Maka, dengan begitu Anda akan dianggap profesional dan expert di bidang yang Anda tekuni.

Berinteraksi dengan Audiens

Cara ampuh ketika Anda sudah mulai dikenal orang banyak yaitu, dengan melakukan banyak interaksi dengan audiens. Seperti yang diketahui, bahwa sekarang media sosial merupakan ajang interaksi online yang banyak diminati.

Audiens menyukai hal-hal seperti interaksi, entah dengan para content creator maupun influencer yang menurutnya mempunyai konten yang bermanfaat. Jalan terbaik bagi audiens adalah dengan bertanya langsung pada seorang expert.

3

Mengembangkan Bisnis Melalui Branding Perseorangan

Personal Branding bukan hanya untuk dikembangkan pada dalam diri sendiri saja. Dalam hal bisnis, mengembangkan citra juga harus Anda lakukan.

Jika Anda berniat membangun usaha bisnis, cobalah untuk menjadikan bisnis Anda lebih dikenal dengan cara melakukan berbagai hal dibawah ini.

Mengenali Brand Anda

Hal pertama yang harus dilakukan untuk membangun citra diri dalam bisnis yaitu dengan mengenali – siapa brand Anda.

Anda bisa mencobanya dengan membuat sub topik seperti “apa keunggulan dari produk?”, “apa tujuan dan target dari produk?”, “tone of voice apa yang cocok untuk brand?”, dan “bagaimana cara mempromosikannya?”.

Dengan mempertanyakan hal tersebut, Anda bisa mengenali brand Anda sendiri sebelum melaju ke tahap selanjutnya.

Membuat Website

Hal kedua yang bisa Anda lakukan adalah – dengan membuat website. Membuat website untuk brand Anda, merupakan hal yang wajib agar brand semakin dipercaya oleh audiens atau calon konsumen.

Selain itu, brand juga akan dianggap lebih profesional. Namun jangan lupa untuk melengkapi website dengan informasi penting mengenai bisnis. Berikan tampilan terbaik dan informatif pada website tersebut agar calon konsumen paham akan brand Anda.

Mengembangkan Konten dan Strategi

Hal ketiga yaitu – dengan cara mengembangkan konten dan strategi. Setelah Anda mengetahui siapa target audiens, saatnya untuk mengatur strategi konten.

Caranya adalah dengan menjawab pertanyaan, “apa yang ingin audiens ketahui tentang produk?”, atau “apa hal yang bisa membuat audiens senang untuk menggunakan produk?”. Setelah sudah terjawab, cari ide konten yang bisa dikembangkan melalui berbagai platform.

Menggunakan Jasa Influencer

Hal keempat bisa Anda lakukan – dengan cara menggunakan jasa influencer atau pemengaruh yang bisa diajak untuk berkolaborasi.

Bisa juga mengajak brand lain untuk collab. Influencer merupakan pihak yang mampu memproduksi konten berisi sesuatu hal positif dan dapat mempengaruhi pengikutnya.

Saling berkolaborasi juga akan membuat Anda bertemu partner baru untuk memperluas bisnis dan menemukan peluang usaha yang lebih baik.

Mengasah Public Speaking

Hal kelima yaitu – dengan mengasah kemampuan public speaking. Jika Anda berkesempatan mengikuti acara pameran produk, penyampaian dan cara Anda promosi ke audiens sangat dilihat.

Audiens akan tertarik jika cara penyampaian Anda detail, to the point, dan jelas. Selain itu, Anda juga harus paham mengenai segala hal dari produk Anda sehingga akan menyampaikan pada audiens dengan baik.

6

7 Contoh Personal Branding dari Indonesia dan Dunia

Personal branding bisa Anda lihat melalui media televisi maupun media sosial. Banyak tokoh terkenal baik dari tanah air dan tokoh internasional yang berhasil mengembangkan citra dirinya terhadap publik.

Para tokoh tersebut diakui sebagai seseorang yang menginspirasi karena karya dan konten yang mereka tunjukan. Berikut ini contoh tokoh yang berhasil melakukan branding personal atau peningkatan citra diri dari Indonesia dan dunia :

Najwa Shihab

Siapa yang tak kenal sosok Najwa Shihab? Mengawali karir sebagai jurnalistik di stasiun Metro TV, saat ini ia menjadi sosok tokoh terkenal sebagai jurnalis senior yang memiliki pemikiran kritis dan tak kenal takut. 

Seringkali ia mengungkapkan kasus-kasus yang belum terpecahkan ke hadapan publik melalui wawancaranya. Setelah sekian lama menjadi pembawa acara di Mata Najwa, ia memutuskan untuk mengambil langkah yang lebih besar.

Yakni dengan mengakhirinya dan berani untuk berdiri secara independen dan melakukan aktivitas yang berfokus pada media sosial.

Agnez Mo

Agnez Mo adalah salah satu musisi legendaris Indonesia, yang meniti karir sampai kancah internasional. Skill-nya dalam bernyanyi tak usah diragukan lagi, ia seringkali mendapatkan penghargaan baik dalam negeri maupun luar negeri.

Salah satu penghargaan yang didapatkan yaitu Mnet Asian Music Award untuk kategori artis Asia terbaik di tahun 2012 dan 2017.  Agnez memiliki ciri khas suara powerfull, gerakan dance yang energik dan tubuhnya yang sexy.

Bahkan bakat dan ciri khasnya tersebut, telah dikenal oleh beberapa musisi dunia. Seperti All 4 One, grup vokal asal Amerika yang memuji skill-nya dalam bernyanyi.

Selain kemampuannya yang satu ini, branding lain dari penyanyi berbakat ini adalah dari namanya. Agnes Monica mengubah nama panggilannya menjadi Agnez Mo.

Merry Riana

Merry Riana merupakan seorang motivator terkenal. Ia juga disebut sebagai entrepreneur, influencer dan educator yang memiliki jiwa semangat dan positif terutama bagi kaum wanita.

Dalam karirnya, ia dikenal sebagai “perempuan sejuta dolar”. Berawal dari kisah hidupnya yang pernah merantau ke negara Singapura untuk berkuliah, di sana ia bertahan hidup meski sulit karena terkendala biaya.

Meskipun begitu, ia memiliki motivasi untuk menjadi orang yang sukses. Hal tersebut dibuktikan dengan karyanya yang populer dengan merilis sejumlah buku, sebagai motivasi untuk para generasi muda.

Dari karya tersebut, beberapa bukunya berhasil menjadi best seller di Indonesia. Menurutnya, kunci dari branding terletak pada keunikan dan konsistensi.

Neil Patel

Bagi Anda yang merupakan seorang digital marketer ataupun yang bekerja di dunia marketing, pasti mengenal siapa itu Neil Patel. Ia merupakan seorang pakar SEO dunia asal New York, yang memiliki motivasi sangat ambisius sedari kecil.

Neil tertarik pada dunia bisnis, karena menurutnya ia akan mendapatkan banyak uang dari sana. Suatu hari, ia memulai pekerjaanya sendiri yang diberi nama Advice Monkey, dan mengeluarkan dana sebesar 5 juta dolar untuk meluncurkan sebuah situs agar berhasil.

Dari usahanya tersebut, ia mengalami penipuan dari perusahaan yang tidak melakukan apapun untuk dirinya. Akhirnya ia memutuskan untuk menghabiskan dana nya untuk mempelajari pemasaran internet sendiri.

Sampai saat ini, Neil Patel dikenal sebagai seseorang yang menciptakan sistem SEO dalam pemasaran digital.

Anda bisa melihat wajahnya ketika buka situs Neil Patel, bahkan ia menggunakan ajakan bertindak seperti, “Ya, saya ingin Neil Patel mengajari saya cara mengembangkan bisnis”. Itulah yang menjadi brandingnya hingga kini.

Bill Gates

Bill Gates, namanya yang tak asing dikenal sebagai orang terkaya di dunia. Ia adalah pendiri dari perusahaan Microsoft, personal branding yang ada pada Bill Gates yaitu sebagai seseorang yang kuat dalam bidang teknologi informasi.

Memiliki jumlah kekayaan yang luar biasa, disisi lain Bill Gates merupakan sosok yang baik hati. Ia membuka yayasan bernama Bill Gates Foundation dengan tujuan untuk membiayai orang-orang miskin yang ada di seluruh dunia.

7

Cara Efektif Membangun Branding Personal Melalui LinkedIn

Bagi Anda yang ingin memiliki branding pada diri sendiri, Anda bisa menggunakan platform LinkedIn. Platform tersebut merupakan tempat profesional bagi seluruh orang di dunia untuk memamerkan merek, karya. sampai produk bisnisnya.

Bisa juga bagi seorang jobseeker yang ingin mencari pekerjaan untuk menarik perhatian HRD, agar dapat direkrut secara langsung. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Diantaranya:

Maksimalkan Profile LinkedIn Anda

Hal utama yang harus diperhatikan adalah profil utama Anda. Lengkapilah semua profil LinkedIn seperti membuat headline menarik, melengkapi status pekerjaan, hingga sertifikat. Agar semakin banyak orang mengenali Anda.

Membangun Koneksi dengan Orang Banyak

Sehingga Anda bisa coba terhubung dengan rekan-rekan bisnis Anda baik dari rekan bisnis sebelumya maupun sekarang. Dengan banyaknya relasi dan koneksi, akan membuat Anda dikenal dan mengenal orang lebih banyak secara profesional.

Misalnya, Anda membutuhkan seseorang untuk mengisi acara Anda dalam suatu bidang. Anda bisa dengan mudah memulai percakapan melalui pesan dengan menanyakan ketersediaannya.

Membuat Konten Menarik dan Informatif

Membuat konten menarik dan informatif adalah hal yang harus Anda lakukan selanjutnya. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan postingan tips atau insight di akun LinkedIn Anda.

Jika mendapatkan banyak engagement, maka akun LinkedIn Anda akan semakin banyak dikenal. Dan akhirnya orang lain semakin ingin terkoneksi dengan Anda.

Setting Feed dengan Mengikuti Tokoh Profesional

LinkedIn dikenal sebagai platform edukasi dalam dunia kerja atau bisnis. Anda bisa memaksimalkannya dengan mengikuti tokoh leader atau profesional.

Maka nantinya feed linkedin Anda akan menyesuaikan dengan wawasan, berita dan koneksi yang relevan dengan yang Anda inginkan.

Cobalah Buat Konten Berbentuk Slideshare

saat ini konten dalam bentuk slide dinilai lebih efektif karena menggambarkan visual didalamnya. Menjadi suatu hal yang menarik jika melihat konten yang bersifat menjelaskan melalui post slideshare nantinya.

Biasanya konten akan lebih mudah dimengerti dan terlihat tidak membosankan. Cara diatas merupakan langkah yang paling efektif dalam memaksimalkan citra diri saat ini.

Maka dari itu, luangkan kesempatan untuk mulai mengembangkan citra diri melalui aplikasi terbaik seperti LinkedIn.

Perbedaan Personal Branding dan Pencitraan

Perlu Anda ketahui, definisi personal branding dan pencitraan itu tidaklah sama. Meski keduanya memiliki banyak kesamaan, namun nilai yang diberikan sangat berbeda. Pencitraan dapat dicontohkan seperti adanya kampanye politik.

Mereka (pihak yang terlibat) menunjukkan sosok yang baik dengan penuh tanggung jawab. Bahkan antar kandidat saling mendukung saat diadakannya kampanye berlangsung.

Hal tersebut seringkali mendapatkan stigma negatif, karena dipandang sebagai perlakuan sementara. Padahal nyatanya pencitraan memang harus dilakukan walaupun bertolak belakang dengan jati dirinya yang asli.

Karakter pencitraan disebut juga sebagai profesionalitas, karena profesinya yang mengharuskannya menggunakan pencitraan.

Sedangkan personal branding merupakan suatu hal yang bertahan lama, dibutuhkan konsistensi dengan usaha yang lebih terencana dan menghasilkan suatu karya.

Pencitraan seringkali menutupi kekurangan dan melebih-lebihkan apa yang dimilikinya. Sedangkan citra diri memang mempunyai kelebihan dan keunikan yang jelas.

Citra diri lebih membutuhkan usaha. Misalnya Anda ingin diangkat menjadi karyawan terbaik atau jabatan naik.

Maka usaha yang dilakukan adalah dengan cara meningkatkan kinerja, bekerja secara efektif dan efisien, agar mencapai goals yang perusahaan tetapkan.

Hal-hal tersebutlah yang membedakannya dari pencitraan. Pada dasarnya pencitraan tak membutuhkan kompetensi yang baik dan sering dianggap hanya kebohongan publik saja.

Dapat disimpulkan bahwa personal branding merupakan hal yang penting bagi Anda yang ingin mempunyai hidup lebih bermakna dan dikenal. Jika Anda sudah menerapkannya, akan memungkinkan segala jalan dipermudah.

Begitupun dengan bisnis, jika usaha bisnis Anda ingin jauh lebih dikenal. Gunakanlah branding dengan berbagai aturan yang sudah dituliskan di atas. Kunjungi selalu landing page kami untuk informasi menarik lainnya!

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.