promosi di instagram

Tutorial Cara Meningkatkan Followers Instagram Secara Organik

Apakah Kamu pernah mendengar metode mendapatkan followers Instagram secara organik?

Metode ini sudah mulai ditinggalkan bagi sebagian orang, khususnya mereka yang ingin mengembangkan Instagram untuk membangun brand.

Karena bisa dibilang, metode ini memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan beli followers, menggunakan giveaway atau apa pun itu.

mendapatkan followers Instagram secara organik
Source : Unsplash.com

Semakin ke sini orang semakin sadar, bahwa potensi Instagram itu begitu luar biasa. Tidak heran kalau jumlah followers menjadi tolok ukur kesuksesan bagi sebagian orang.

Mengembangkan Instagram secara organik yang dimaksud di sini adalah, bagaimana Kamu mendapatkan followers tanpa menggunakan giveaway, beli followers, menggunakan bot, follow unfollow atau trik-trik lainnya.

Jadi, organik yang dimaksud adalah mengoptimasi Instagram Kamu tanpa melakukan hal tersebut.

Lantas, kenapa kita memilih menggunakan metode organik yang bisa dibilang lebih lama dibandingkan yang lain?

Karena tujuan meningkatkan followers secara organik adalah membangun fans/penggemar.

Saat kita punya penggemar atau pengikut yang mengikuti kita dari konten kita, peluang untuk kita bisa menghasilkan uang akan lebih besar.

Jika kita tidak membangun penggemar atau fans dari sekarang, nantinya kita akan kesulitan untuk memomenetisasi akun Instagram kita.

Nah, di artikel ini, Kamu akan belajar, bagaimana kita bisa mendapatkan followers Instagram secara organik.

Alur Mendapatkan Followers Instagram Secara Organik

Sebenarnya, mendapatkan followers Instagram secara organik tidaklah sulit. Asal, Kamu tahu bagaimana alurnya.

Dengan Kamu memahami alur ini, Kamu akan lebih mudah mengoptimalkan akun Instagram Kamu.

Mereka Menemukan Konten Kamu

searching

Jika kita ingin mendapatkan followers Instagram secara organik, tentu mereka akan menemukan konten-konten kita melalui:

  • Hashtag yang kita gunakan,
  • Halaman jelajah/explore
  • Lokasi yang kita sertakan,
  • Konten kita yang di-share.
  • Ataupun menggunakan iklan.

Sumber-sumber impresi inilah yang wajib Kamu optimalkan. Karena untuk mendapatkan followers Instagram secara organik, Kamu wajib mengoptimalkan sumber impresi di atas.

Misalnya, Kamu ingin hashtag yang Kamu gunakan bisa lebih efektif, maka pastikan Kamu pakai hashtag yang sudah diriset.

Mereka Melihat Desain dan Judul Konten Kamu

looking instagram

Coba Kamu renungkan, sebelum Kamu mengikuti sebuah akun, faktor-faktor apa yang Kamu pertimbangkan?

Apakah faktor-faktor yang ada di bawah ini?

  • Desainnya menarik atau tidak,
  • Judulnya relevan dan membuat saya penasaran atau tidak,
  • Apakah isi kontennya bermanfaat buat saya? Entah itu edukatif, entertain, inspirati atau informatif,

Jika konten yang Kamu buat meliputi hal di atas, potensi untuk mereka mengunjungi akun Kamu akan lebih tinggi.

Barulah saat mereka mengunjungi akun Kamu, mereka memutuskan untuk mengikuti akun Kamu atau tidak.

Pada banyak kasus yang terjadi, banyak akun Instagram yang sudah bisa mengoptimalkan sumber impresinya.

Mereka sudah bisa mendapatkan konten viral, menemukan hashtag yang bagus, membuat desain yang menarik, tapi jumlah followers/pengikutnya tidak kunjung berkembang.

Jika Kamu mengalami hal yang sama, mungkin Kamu belum mengoptimasi hal yang satu ini.

Mereka Memutuskan untuk Mengunjungi Akun Kamu

instagram organik

Apakah Kamu pernah follow/mengikuti akun Instagram tanpa melihat profil mereka?

Mungkin pernah, tapi itu biasanya dilakukan karena akun tersebut begitu terkenal.

Entah itu artis, selebgram, atau apa pun itu.

Sama halnya saat Kamu ingin mendapatkan followers Instagram secara organik.

Saat mereka mengunjungi akun Instagram Kamu, Kamu harus tunjukkan, siapa Kamu dan apa yang akan mereka dapatkan.

Pada tahap ini, Kamu bisa mengoptimalkan akun Instagram Kamu.

Ada beberapa hal yang bisa Kamu optimalkan, di antaranya:

  • Apakah BIO Instagram Kamu sudah jelas?

Hindarilah membuat BIO Instagram yang hanya berisi tentang nomor WA dan akun marketplace kita.

Contoh BIO akun Instagram yang kurang jelas itu seperti ini:

IMG 8758

Sekilas tidak ada yang salah dengan gambar dan BIO akun Instagram ini.

Namun, jika kita lebih spesifik lagi, BIO seperti ini sebenarnya kurang menarik.

Alih-alih Kamu hanya menuliskan cemilan favoritku, cobalah buat yang lebih spesifik. Contohnya: Cemilan Favoritku! Rasanya gurih dan bikin nagih. Tersedia 3 varian rasa.

Kebayang, ya?

Ingat, BIO sangat penting untuk kita optimalkan, karena itulah yang mereka lihat pertama kali.

  • Apakah profile picture akun Instagram Kamu sudah menarik?

Sebenarnya ini lebih ke preferensi, ya. Karena definisi menarik bagi tiap orang kan berbeda-beda. Namun, jika Kamu ingin dipandang sebagai akun yang lebih meyakinkan, ada baiknya Kamu menggunakan logo/foto yang lebih profesional.

Coba Kamu perhatikan gambar di bawah ini:

photo output

Menurut Kamu, foto mana yang lebih terlihat profesional?

Ya, ini kembali lagi ke selera masing-masing, sih. Namun, dengan Kamu memberikan foto yang lebih profesionla, Kamu akan lebih mudah meyakinkan calon pembeli.

  • Apakah highlight Instagram Kamu sudah dimaksimalkan?

Highlight Instagram adalah salah satu fitur yang sering disepelekan. Padahal, tidak menggunakan highlight dan menggunakan highlight akan memberikan pengaruh bagi orang yang mengunjungi akunmu.

Highlight ini berguna untuk menyimpan Instagram story Kamu. Karena kita tahu sendiri, Instagram story akan hilang dalam waktu 1×24 jam.

Jadi, pastikan Kamu menambahkan highlight Instagram Kamu, ya, Minimal 5 highlight agar Instagram Kamu terasa penuh dan terlihat lebih hidup.

  • Apakah desain/tampilan feed Instagram Kamu menarik untuk dilihat?

Sekali lagi, ini memang kembali ke selera masing-masing.

Ada yang tidak mementingkan desain, ada juga orang yang sangat memedulikan hal tersebut.

Namun, jika akun Instagram Kamu adalah akun jualan yang sangat mementingkan desain (jasa desain misalnya), Kamu harus perhatikan hal ini, ya.

Karena Instagram Kamu berhubungan dengan hal tersebut.

Dengan Kamu memaksimalkan 4 hal ini, Kamu dapat mendapatkan followers Instagram secara organik.

Pastikan Kamu juga menghitung follow rate akun Instagram Kamu, ya.

Follow rate adalah rasio perbandingan antara orang yang mengunjungi akun Instagram Kamu dengan orang yang mengikutinya.

Rumus untuk menghitung follow rate adalah jumlah follow : profile visit x 100.

Contohnya seperti gambar di bawah ini:

photo output copy

492 (jumlah follow) : 2.246 (profile visit) x 100 = 21,9%

Sebenarnya tidak ada rasio yang paling bagus. Semakin tinggi follow rate Kamu, tentu akan semakin bagus dan berkembang akun Instagram Kamu.

Bagus atau tidakny angka follow rate ini bisa Kamu bandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Untuk melihat angka follow dan profile visit ini, Kamu bisa mengunjungi akun Instagram Kamu, ya. Pastikan Kamu juga sudah mengubahnya menjadi akun profesional terlebih dahulu.

Oh iya, pastikan juga Kamu konten yang Kamu buat di Instagram tidak loncat-loncat, ya.

Misalnya, hari ini Kamu bahas kecantikan, besok Kamu bahas otomotif, besoknya lagi Kamu bahas tentang kekeluargaan.

Ingat, menentukan topik yang spesifik dan konsisten di topik itu adalah kunci untuk mendapatkan followers Instagram secara organik.

Jika Kamu tertarik untuk belajar Instagram lebih dalam lagi, silakan klik banner di bawah dan nonton webinar GRATISnya, ya!

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.