pexels suzy hazelwood 1995842

Storytelling Marketing : Cara Tarik Pelanggan dengan Cerita

Jadikan promosi anda lebih menyentuh hati konsumen dengan menggunakan strategi storytelling marketing yang menarik hati pelanggan.

Saat melihat berbagai promosi, baik di social media atau televisi, mungkin anda akan melihat promosi di mana penjual menceritakan cerita sedih, motivasi, atau sisi unik saat konsumen belanja produk yang anda miliki.

Strategi promosi yang menarik dan cenderung tidak membosankan, menjadikan storytelling marketing menjadi media pemasaran yang disukai oleh konsumen, di mana antara penjual dan pembeli membangun ikatan emosional yang menyentuh hati.

Meskipun begitu, strategi storytelling marketing tentunya membutuhkan proses dan strategi yang tepat.

Storytelling marketing merupakan seni yang membutuhkan sisi kreativitas, bakat, dan latihan yang dilakukan setiap hari agar dapat menemukan teknik yang tepat dan disukai oleh target konsumen sehingga bisa menarik perhatian.

Latihan berulang yang dilakukan untuk mendapatkan hasil storytelling marketing terbaik dilakukan karena teknik storytelling marketing merupakan bagian paling penting dalam campaign marketing.

Dengan menggunakan teknik storytelling marketing yang tepat, tentunya brand dan produk anda bisa lebih mudah dikenali oleh pelanggan tetap, sehingga dapat membedakan konsumen yang anda miiki dengan penonton iklan yang hanya sekedar lewat.

Karenanya, untuk membangun storytelling marketing yang menarik, maka berikut strategi yang bisa digunakan untuk membuat konten cerita yang memiliki emosi mendalam.

storytelling marketing

Apa Itu Storytelling Marketing

Saat membuka akun Tiktok atau Instagram, mungkin anda tidak sengaja menemukan video pendek yang berisi cerita pengalaman konsumen atau proses membangun produk yang dijual oleh sebuah brand.

Penyampaian kisah konsumen yang mengetuk hati konsumen, mampu menarik perhatian banyak konsumen untuk mengenal bisnis dan produk yang anda promosikan, serta memberikan kesan yang tidak dapat dilupakan oleh audiens.

Teknik storytelling marketing sendiri, merupakan teknik bercerita menggunakan susunan kata untuk membangun pengalaman serta imajinasi konsumen.

Sebuah cerita yang menarik tentunya akan menangkap perhatian konsumen dan mencengram mereka hingga akhir, sehingga promosi yang anda lakukan terkesan menyenangkan sehingga tidak mengganggu konsumen dan malah membuat penasaran penonton.

Sebuah studi menyatakan, bahwa storytelling marketing mampu membawa 61% konsumen membeli produk atau layanan yang sesuai dengan nilai diri mereka, dan 43% pembeli juga ingin memiliki hubungan khusus dengan brand, produk, serta layanan yang telah dibeli sebelumnya.

Fakta inilah yang menyebabkan storytelling marketing efektif untuk membangun koneksi emosional antara konsumen dengan penjual.

Penggunaan storytelling marketing juga dapat membangun emosi manusia serta mengajak konsumen atau penonton untuk menerima pesan dan fakta yang penjual sampaikan guna membawa mereka ke tujuan tertentu, seperti mengenal brand anda, mengikuti campaign tertentu, atau membeli produk yang dijual.

@christiebasil

Bakal cocok gak bordirannya di cheongsam?

♬ Chopin Nocturne No. 2 Piano Mono – moshimo sound design

Salah satu strategi storytelling marketing ini digunakan oleh kreator tiktok @christiebasil yang menceritakan proses melayani konsumen, serta berbagai halangan yang dihadapi dalam membantu konsumen mewujudkan gaun impian di hari bahagia.

Teknik cerita yang menyenangkan ini menarik perhatian pengguna tiktok yang penasaran pada proses pembuatan gaun mewah yang dibuat.

pexels cottonbro 6974747

Manfaat Storytelling Marketing

Di masa kecil dulu, kita selalu diceritakan berbagai cerita anak-anak, mulai dari legenda, fabel, serta pengalaman yang biasanya disampaikan oleh orang tua kita sebelum tidur.

Setelah bertahun-tahun berlalu, cerita-cerita tersebut pastinya masih membekas di ingatan dan bahkan kita masih bisa menceritakannya dengan lancar mengenai cerita sebelum tidur yang disampaikan dahulu.

Hal ini juga terjadi pada storytelling marketing, di mana setelah anda melihat suatu iklan komersial di internet atau televisi mengenai cerita pengalaman seseorang, mungkin saja cerita tersebut akan terkenang meskipun anda sudah lama tidak melihat dan membeli brand tersebut.

Pemberian konten cerita yang mampu diingat oleh konsumen, yang akhirnya menjadi alasan bagi banyak bisnis untuk memasarkan dan mengenalkan produk mereka dengan storytelling marketing agar mudah dikenang oleh konsumen.

Tidak hanya itu, pemberian storytelling marketing juga memberikan keuntungan lebih bagi konsumen serta penjual.

Storytelling Marketing Menyederhanakan Pesan Promosi

Saat membuat sebuah campaign promosi, mungkin saja kreator kesulitan dalam menyampaikan pesan tersebut ke target konsumen.

Guna mengatasi masalah tersebut, storytelling marketing dapat membantu penjual untuk memahami konsep promosi dengan mudah, di mana anda menceritakan sebuah masalah konsumen lain yang memiliki kaitan dengan pesan promosi campaign sehingga mudah dipahami oleh pembeli lain atau menggunakan data dan informasi sebagai sumber cerita.

Penggunaan storytelling marketing akan meringkas sebuah konsep yang absurd dan menyederhanakan pesan yang rumit, sehingga mudah diterima oleh konsumen.

Salah satunya, Gojek yang meluncurkan cerita mengenai cerdikiawan di mana anda dapat melihat berbagai solusi dari setiap masalah yang dihadapi orang lain dengan cara yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Melalui campaign ini, Gojek mengajak banyak orang untuk menggunakan layanan yang dimiliki oleh Gojek yang dapat membantu berbagai masalah yang dihadapi oleh konsumen.

Strategi marketing penjualan ini, tentunya menarik perhatian konsumen yang sudah mencoba layanan Gojek atau belum pernah mencicipinya untuk mencoba layanan tersebut setidaknya sekali seumur hidup.

Storytelling marketing yang simpel dan lucu membuat penonton tidak merasa melihat iklan tertentu dan akhirnya menonton hingga habis.

Storytelling Marketing Mempromosikan Ide Penjual

Penggunaan storytelling marketing sendiri telah berlangsung lama dari tahun ke tahun, di mana banyak penjual yang menggunakan teknik promosi ini untuk mengubah kebiasaan konsumen.

Salah satu promosi storytelling marketing yang dapat mengubah kebiasaan konsumen adalah campaign dari Pepsodent yang mengingatkan penonton untuk sikat gigi di pagi dan malam untuk mencegah gigi berlubang.

Promosi yang dilakukan terus menerus dengan tema yang berbeda akhirnya merubah kebiasaan konsumen hingga akhirnya rajin untuk melakukan kebiasaan membersihkan gigi menggunakan produk dari Pepsodent.

Pemakaian storytelling marketing juga efektif untuk membangun emosi dengan konsumen, sehingga meskipun pembeli berada dalam kondisi yang buruk sekalipun, mereka akan tetap melihat video promosi anda dan memahami isi cerita promosi.

Koneksi emosional juga membuka kemungkinan tidak memberikan kritik mengenai fakta yang disampaikan serta lebih terbuka pada ide promosi tersebut.

Namun, dalam membuat ide storytelling marketing, maka kreator juga memerlukan berbagai data dan informasi yang dapat membawa konsumen untuk memahami masalah yang anda sampaikan sehingga menimbulkan rasa aware bagi penonton untuk mengatasi problem tersebut.

Anda tentunya pernah mendengar data dari Pepsodent yang menyatakan 3 dari 10 anak indonesia mengalami masalah gigi berlubang? Fakta tersebut akhirnya membuat penonton tersadar dan akhirnya lebih rajin merawat gigi dengan rajin menggosok gigi untuk mencegah timbulnya gigi berlubang.

Apabila anda memiliki kemampuan cerita yang bagus, tentunya anda akan memberikan pengaruh bagi konsumen untuk mengubah kebiasaan yang dimiliki, seperti yang dilakukan Pepsodent dengan campaign promosi yang telah dibangun bertahun-tahun dan membentuk mindset mengenai gigi di kalangan penggunanya.

Storytelling Marketing Menjangkau Lebih Banyak Orang

Pada pembuatan promosi campaign tertentu, biasanya kreator akan membuat iklan yang menyasar pada target konsumen yang telah dipilih sebelumnya.

Meskipun begitu, anda pastinya juga ingin menyasar lebih banyak audiens yang belum menjadi target konsumen anda dan mungkin saja tertarik pada produk yang yang anda promosikan.

Karenanya, penggunaan storytelling marketing menjadi strategi pemasaran yang bagus untuk menjangkau lebih banyak orang.

Konten cerita merupakan bahasa yang universal dan dapat diterima oleh semua kalangan, tentunya anda pernah mendengar cerita cinderella atau romeo juliet yang merupakan adaptasi dari cerita karangan dari luar namun anda masih bisa memahami isi cerita tersebut dengan mudah.

Pada proses memahami isi cerita, tentunya anda menggunakan berbagai perasaan emosi, mulai dari senang, sedih, ataupun tawa, sehingga mudah dipahami oleh banyak orang dengan mudah.

Salah satunya yang dilakukan oleh

Salah satunya yang dilakukan oleh BRI yang meluncurkan campaign berupa sang pewujud mimpi, di mana BRI membantu konsumen yang ingin mewujudkan mimpinya dengan bantuan dari layanan BRI.

Dengan memasuki sisi emosional pelanggan dan memasukkan sisi baik dan buruk, akan membantu menginspirasi dan memotivasi konsumen sehingga melakukan tindakan yang dipromosikan, seperti membeli produk dan layanan yang akan membantu kebutuhan di masa depan.

Pemakaian storytelling marketing juga akan membangun loyalitas terhadap brand tersebut di mana anda membangun narasi terhadap brand tertentu dengan cerita yang dapat memanusiakan penonton.

StoryTelilng Marketing Membangun Hubungan dengan Konsumen

Storytelling marketing memungkinkan marketer membangun hubungan yang lebih erat dengan audiens.

Hal ini dikarenakan teknik storytelling marketing menggabungkan pengalaman kreator yang mengumpulkan banyak orang untuk untuk membangun koneksi yang lebih dalam.

Dari sejarah yang telah tercatat, teknik cerita merupakan metode yang digunakan untuk melakukan komunikasi, edukasi, berbagi, dan terhubung dengan target pasar.

Salah satunya yang dilakukan oleh e-commerce yang membuat series untuk membangun hubungan dengan konsumen sekaligus menawarkan produk yang dimiliki.

Promosi menggunakan series ini juga telah digunakan untuk berbagi brand sebagai strategi digital marketing untuk menjangkau konsumen yang lebih luas dengan teknik cerita yang lebih berkelas.

Setelah berhasil membangun hubungan dengan konsumen tentunya akan lebih mudah bagi sebuah brand untuk membung kepercayaan orang-orang untuk mencoba layanan dan produk yang telah ditawarkan di series tersebut.

pexels tima miroshnichenko 5951839

Jenis-Jenis Storytelling Marketing

Saat berkumpul dengan teman-teman, tentunya anda pernah mendengarkan sebuah mitos atau sterotip dari tempat lain yang anda dapatkan saat mengobrol satu sama lain.

Sudah sejak lama, teknik storytelling digunakan untuk menyebarkan sebuah kebudayaan, kepercayaan, serta nilai-nilai diri ke orang lain.

Hal ini dilakukan oleh pendahulu yang mengajarkan tradisi atau budaya melalui teknik cerita yang tersebar dari satu orang ke orang lain.

Setiap orang tentunya memiliki cerita yang seru dan unik, namun kemampuan dalam menceritakan sesuatu dapat membuat informasi lebih mudah dipahami oleh seseorang.

Karenanya berikut beberapa jenis storytelling marketing yang bisa anda gunakan dalam teknik pemasaran :

Narasi

Pernahkan anda melihat video stand up comedy, di mana komedian menceritakan sebuah cerita secara runtut dan diselipkan humor yang membuat penonton terbahak?

Teknik cerita tersebut merupakan narasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan sebuah cerita yang bahkan diselipkan dengan berbagai topik masalah yang dapat mempengaruhi penontonnya.

Pembawaan iklan promosi secara narasi sendiri juga digemari oleh banyak orang, di mana penonton akan dibawa ke dalam suatu permasalahan dan solusi masalahnya tanpa menyadari promosi yang disampaikan.

@natasha.surya nginep di hotel berbintang tapi sampe geledah kek tkp 😂 cape bgt gue kepo berat. #fyp ♬ I will go to you like the first snow – Shin Giwon Piano

Promosi satu ini juga sudah dilakukan oleh influencer tiktok@natasha.surya nginep di hotel berbintang tapi sampe geledah kek tkp 😂 cape bgt gue kepo berat. #fyp ♬ I will go to you like the first snow – Shin Giwon Piano ” target=”_blank” rel=”noreferrer noopener”> @natashasurya

yang menceritakan pengalamannya menginap di sebuah hotel berbintang dan merasakan kenyamanan saat tidur dengan bantal.

Pada penjelasan tersebut, ia pun menyelipkan kekagumannya pada sebuah bantal yang memiliki kualitas yang bagus dan membuat tidurnya terasa lebih nyenyak, namun di akhir video ternyata ia juga mempromosikan sebuah bantal tersebut untuk dijual di live shopping tiktok.

Saat melihat vidoe yang disajikan, mungkin anda tidak akan menduga apabila akan terdapat promosi di akhir video, karena proses cerita yang runtut dan masuk ke masalah yang dihadapi sehingga membuat penonton melihat hingga akhir dan akhirnya tertarik untuk membeli barang yang dipromosikan.

Attention Grabbing

Dalam menggunakan teknik storytelling marketing, tentunya anda tidak sekedar bercerita namun anda juga harus menarik perhatian orang lain agar memerhatikan promosi yang telah anda buat.

Anda juga bisa menggunakan beberapa cara untuk mendapatkan perhatian dari penonton, diantanya adalah :

Membangun rasa penasaran penonton, sebuah cerita yang mengandung misteri tentunya lebih menarik untuk diikuti karena mengandung pertanyaan yang tidak terjawab. Memberikan kejutan kepada konsumen juga dapat menarik minat penonton untuk terus melihat konten yang anda sajikan.

Penambahan detail, cara lain untuk mendapatkan perhatian dari konsumen saat melakukan teknik storytelling markting adalah melakukan penambahan detail produk,

Hal ini dikarenakan konsumen tentunya penasaran dengan isi produk yang dijual dan mencari daya tarik yang tidak dimiliki oleh kompetitor lain sehingga memberikan alasan untuk membeli produk tersebut.

Salah satunya yang dilakukan oleh brand wardah yang memberikan detail warna produk lipstik yang dimiliki, sehingga membuat konsumen tertarik untuk membeli lipstik berdasarkan warna yang ditawarkan.

Interactive

Dalam membangun hubungan dengan konsumen, tentunya anda tidak hanya mengandalkan hubungan searah namun juga dua arah, di mana antara konsumen dan penjual saling melakukan interaksi di kolom komentar yang telah disediakan.

dengan konten storytelling, anda bisa membangun hubungan dengan konsumen melalui interaksi yang erat bersama dengan konsumen yang dimiliki.

@mazagelato abis ini yg ke maza pasti pada mesen jeruk nipis semua ni, ak tau niat busuk kalian semwa!!🙂🔨 #rating #gelato #tangerang #kulinertangerang #scoop #bintaro #gadingserpong #fypシ #xyzbca ♬ original sound – CA$$IDY

Salah satunya adalah konten storytelling yang dilakukan oleh akun tiktok @mazagelato, di mana kreator membuat konten mengani rating gelato yang mereka jual.

Guna membangun interaksi dengan konsumen yang dimiliki, maka kreator menambahkan beberapa kalimat yang lucu, unik, dan sesuai masalah pembeli sehingga mereka tertarik untuk melakukan interaksi dengan memberikan pesan di kolom komentar.

pexels artem podrez 7494500

Strategi Storytelling Marketing

Dalam membangun sebuah cerita menggunakan teknik storytelling, tentunya anda tidak bisa langsung bercerita begitu saja, namun dibutuhkan juga beberapa strartegi agar konsumen bisa menyimak cerita anda hingga habis dan tertarik pada produk yang anda tawarkan.

Berikut beberapa strategi dalam membuat sebuah cerita yang menarik perhatian konsumen:

Ketahui Target Audience

Sebelum membuat sebuah cerita, tentunya anda perlu mengetahui audience yang ingin anda tuju serta respon yang ingin anda dapatkan.

Sehingga anda perlu mengerti target audience yang akan dituju serta siapa saja yang akan membeli produk yang anda promosikan.

Melakukan analisa mengenai audience tentunya penting untuk mengetahui target market serta persona yang akan ada tunjukkan ke konsumen yang akan dituju, hal ini dilakukan agar anda dapat menampilkan cerita yang disukai oleh pembaca anda.

Proses analisa ini mungkin akan membutuhkan waktu yang lama, mengingat anda harus membaca, melihat, dan mendengarkan cerita mereka.

Selain itu, anda juga perlu memahami cerita yang akan anda sampaikan untuk memeriksa kembali kesesuaian cerita dengan target yang akan anda tuju.

Tentukan Inti Pesan dalam Cerita

Di saat anda membaca sebuah cerita, tentunya anda akan mendapatkan pesan dan inti cerita yang disampaikan oleh penulis.

Hal ini dilakukan agar pembaca memahami tujuan promosi anda sehingga bisa melakukan pembelian atau mengikuti campaign yang anda adakan.

Kreator bisa menemukan inti pesan cerita, dengan mencoba merangkum cerita anda dalam kalimat singkat. Namun, jika anda belum menemukannya, maka anda bisa mengubah kembali cerita tersebut ke dalam sebuah pesan yang mudah dipahami oleh pembaca.

Ketahui Isi Cerita yang Akan Anda Sampaikan

Dalam membuat promosi campaign menggunakan konten cerita, tentunya anda tidak bisa menyamakan semua jenis promosi menggunakan satu cerita yang sama.

Hal ini dikarenakan, masing-masing promosi memiliki tujuan sendiri sehingga anda sebaiknya memilih isi cerita yang tepat dan akan disampaikan oleh konsumen anda.

Berikut beberapa jenis konte storytelling yang bisa anda gunakan untuk tujuan yang berbeda-beda:

Ceritakan Pengalaman Sukses

Dalam membangun sebuah bisnis, tentunya anda akan menemukan naik turun kehidupan dalam membangun bisnis yang dimiliki.

Cerita tersebut bisa anda kembangkan untuk menarik perhatian konsumen yang telah mengenal dan menyukai produk anda.

Jenis konten cerita satu ini juga disukai oleh semua kalangan sehingga membuka kesempatan bagi anda untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Berikan Nilai Lebih

Sebuah konten cerita yang bagus tentunya mengandung nilai dan pesan penting yang akan selalu diingat oleh pembaca, sehingga mereka juga selalu mengingat produk yang anda jual.

Untuk memberikan nilai lebih dalam suatu cerita, maka anda bisa memasukkan sisi emosional, membangun karakter, dan situasi yang mudah dipahami oleh pembaca sehingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemberian nilai kehidupan ini juga akan membantu anda apabila dalam sebuah cerita menyertakan fakta atau informasi yang belum diketahui oleh orang lain.

Masukkan Cerita Pengalaman Hidup

Salah satu cara sukses agar konsumen bisa lebih memahami isi cerita anda adalah memasukkan pengalaman hidup yang biasa dialami oleh banyak orang dan terjadi di setiap momen.

Dengan memasukkan pengalaman hidup, akan membantu konsumen memahami isi cerita dan bisa membagikannya ke orang lain yang memiliki masalah yang sama.

Strategi ini, sudah dilakukan oleh berbagai brand besar dalam membangun konten cerita yang akan disampaikan ke konsumen.

Sumber:

3 Reasons Why Storytelling Should Be A Priority For Marketers (forbes.com)

5 Reasons Why You Need Storytelling Marketing – Slice (slicecreates.com)

5 Benefits of Using Storytelling in Marketing (searchenginejournal.com)

The Ultimate Guide to Storytelling (hubspot.com)

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.