Tarik untung dengan leads

4 Cara Mudah Tarik Leads Anti Gagal

Sudah melakukan berbagai promosi namun konsumen masih tanya-tanya dan masih ragu pada produk anda? Hal ini berarti penjual sebaiknya mengubah strategi agar tak hanya brand awareness yang meningkat namun juga semakin banyak leads yang memberli produk kita.

Banyaknya promosi melalui social media atau berbagai media offline lainnya memang membantu untuk meningkatkan awareness konsumen terhadap barang yang dijual.

Hanya saja, awareness tidak cukup untuk membuat pembeli lanjut pada proses penjualan. Apabila hal ini terus menerus terjadi maka akan menimbulkan bagi penjual yang telah meluangkan waktu untuk membuat berbagai media promosi yang ada.

Karenanya, penjual juga sebaiknya mencari cara baru untuk menarik pembeli potensial atau biasa yang disebut dengan leads.

Dengan adanya leads ini juga akan membantu penjualan dan berpotensi naik level menjadi pelanggan tetap.

Karenanya agar bisa mendapatkan pembeli potensial yang diinginkan berikut beberapa strategi yang bisa digunakan untuk menarik leads lebih banyak

apa itu leads

Apa Itu Leads

Bagi penjual memiliki seorang konsumen yang tepat dan potensial menjadi suatu kesenangan sendiri. Hal ini dikarenakan konsumen tersebut akan dengan mudah membeli produk dengan mudah tanpa perlu memikirkan biaya yang dikeluarkan.

Sayangnya, tak jarang penjual hanya mendapatkan konsumen yang sekedar bertanya atau penasaran dengan produk yang ditawarkan.

Hal ini tentu saja tidak maslaah karena biasanya konsumen juga ingin mengenal lebih dekat sebelum mempertimbangkan untuk membeli.

Akan tetapi, penjual juga sebaiknya menimbang untuk mendapatkan konsumen potensial sehinga produknya bisa terjual dengan cepat atau malah menjadi pelanggan karena cocok dengan produk yang ditawarkan.

Konsumen potensial ini sendiri sering disebut dengan leads yang memiliki ciri khsuus berupa meninggalkan jejak seperti nomor telepon atau alamat email yang bisa dikirimkan berbagai penawaran dengan mudah.

Penjual sendiri juga bisa mendapatkan leads dari konsumen yang hanya menengok produk yang ditawarkan. Beberapa carannya adalah dengan mengadakan survei atau memberikan produk secara gratis.

Dengan adanya leads, ini penjual juga bisa dengan mudah menghubungi calon pelanggan agar bisa naik level tidak hanya pada awareness namun juga tertarik untuk membeli produk.

Selain itu, apabila penjual masih awam dengan potensi konsumen yang akan dipilih maka peembrian leads juga mempermudah dalam membuat peta demografi pembeli.

Salah satu data-data penting yang bisa di dapatkan dan membantu dalam pembuatan strategi marketing adalah umur, jenis kelamin, penghasilan, dan juga pengeluaran yang dihabiskan.

Starategi marketing yang tepat juga akan membantu penjual untuk membuat berbagai konten-konten social media yang menarik dan mampu meningkatkan daya beli konsumen.

Proses Ubah Konsumen Menjadi Leads

Proses menarik konsumen menjadi leads sendiri tidak hanya menyebarkan berbagai souvenir gratis kepada orang-orang yang lewat namun penjual juga sebaiknya mengetahui langkah-langkah bagaimana lead generation berjalan.

Langkah pertama adalah attract dimana pengunjung mengetahui bisnis anda melalui social media, proses ini biasanya terjadi ketika calon konsumen mencoba mencari barang yang dibutuhkan atau tiba-tiba konten anda naik di pencarian Instagram.

Untuk mempersiapkan kondisi ini, penjual bisa mulai dengan membuat strategi social media marketing yang tepat serta mempercantik akun social media dengan membuat feed yang rapih dan menarik agar pengunjung tertarik untuk kepo terhadap produk yang ditawarkan.

Langkah kedua adalah Convert berupa melihat berbagai konten yang ada serta melihat produk yang ditawarkan. Karenanya, penjual sebaiknya tidak hanya mengisi konten dengan promosi namun juga dengan berbagai konten edukasi atau quiz yang bersifat menghibur.

Namun apabila penjual membuat konten promosi produk maka bisa dilengkapi juga dengan deskripsi barang serta harganya sehingga konsumen yang tertarik dapat langsung membeli.

Jangan lupa juga iringi dengan caption yang menarik sehingga pembeli tertarik setelah melihat call to action yang dicantumkan.

Langkah ketiga adalah close, yaitu konsumen sudah tertarik pada produk yang dijual dan ingin melanjutkan pembayaran, pada saat itulah pembeli akan mencari link yang dapat membawa ke market place atau proses pembayaran lanjutan.

Penjual bisa menyiapkan hal ini dengan membuat kumpulan link market place atau nomor telepon dengan Linktree. Pada fitur ini pengguna bisa memasukkan berbagai url yang dibutuhkan dan membantu pembeli untuk melakukan pembelian.

Langkah keempat yakni Delight, dimana pembeli melakukan pembayaran atau menuju ke landing page yang diarahkan untuk melihat berbagai produk lainnya yang ditawarkan.

Pada proses ini, penjual bisa menawarkan untuk mengisi sebuah formulir dimana konsumen bisa mendapatkan berbagai informasi terbaru mengenai produk atau promosi potongan harga.

Penjual bisa melakukan berbagai trik agar konsumen bisa mengisi tanpa merasa terpaksa seperti dengan pemberian kupon potongan harga atau gratis ongkir di aplikasi market place tertentu.

Pemilihan copy writing yang baik juga akan membantu agar pembeli berminat untuk mengisi tanpa melewatinya.

keuntungan leads bagi bisnis

Keuntungan Leads Bagi Bisnis

Memiliki konsumen yang potensial tentunya menjadi keuntungan bagi bisnis. Karenanya banyak penjual berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian dari leads dengan berbagai cara.

Salah satu cara untuk mendapatkan leads secara gratis melalui social media adalah dengan melakukan Give Away. Cara ini terbukti ampuh dan bisa menarik konsumen dalam waktu cepat.

Tidak hanya itu berbagai strategi ini juga bisa jadi jalan pembuka bagi strategi digital marketing lainnya yang telah dirancang dengan baik oleh konsumen.

Karenanya agar semakin semangat dalam mencari konsumen yang potensial, berikut beberapa keuntungan leads bagi bisnis :

Konsumen Baru dari Berbagai Platform

Salah satu cara menarik pengunjung baru untuk menjadi konsumen yang potensial adalah dengan berbagai konten yang ada di social media.

Mengingat banyak pembeli baru yang datang setelah melihat feed yang disajikan di social media menarik dan juga disertai dengan konten yang membuat pembeli tertarik untuk mencoba produk yang ditawarkan.

Perkembagan social media yang pesat saat ini tidak hanya membuat konsumen baru mengenal produk dari Instagram atau Facebook yang menyajikan berbagai konten foto.

Akan tetapi, berbagai platform yang berfokus pada konten video seperti Youtube atau Tiktok. Berbagai social media tersebut juga mencuri banyak orang karena dapat menghibur dengan berbagai video singkat yang lucu atau konten edukasi mengenai maslaah yang dihadapi.

Karenanya agar konten-konten tersebut semakin menarik lebih banyak pengunjung. Anda bisa menggunakan berbagai tools yang mumpuni berupa gadget dengan resolusi kamera yang tinggi dan juga berbagai peralatan pendukung.

Tak lupa juga sertai dengan postingan yang menarik dan disukai pelanggan. Karenanya, penjual sebaiknya terus mengikuti berbagai konten yang sedang naik daun untuk dikreasikan kembali atau membuat konten yang sesuai dengan kesukaan pelanggan.

Menaikkan Level Marketing Journey

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pada langkah awal pembelian produk biasanya konsumen mulai untuk mengetahui nama barang melalui social media seperti melihat rekomendasi di Twitter atau sekedar iseng mencari produk dan rekomendasi yang cocok di Youtube.

Melalui berbagai promosi di social media tersebut, konsumen biasanya mulai masuk ke tahap awareness dan belum berminat untuk membeli produk karena berbagai alasan, bisa jadi karena harganya yang belum sesuai kantong konsumen atau produk tidak sesuai keinginan.

Akan tetapi, apabila penjual sudah menemukan leads yang tepat maka pembeli tersebut akan segera membelinya tanpa harus memikirkan harga, hal ini karena konsumen sudah tertarik pada produk yang ditawarkan.

Meskipun begitu, konsumen yang baru mengenal produk anda pun bisa dimanfaatkan dengan baik karena pembeli tersebut biasnaya sudah mengikuti social media yang dimiliki sehingga harus diyakinkan kembali untuk membeli dengan dukungan berbagai konten atau hadiah menarik.

Kenal Konsumen Lebih Dekat

Pada masa awal promosi produk, penjual biasanya melakukan berbagai promosi seperti melakukan giveaway atau pengiriman sampel produk dengan mengisi berbagai data seperti nomor telepon dan juga alamat email.

Berbagai data yang di dapatkan tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mengenal lebih dekat konsumen yang dituju.

Beberapa hal yang bisa dilakukan dari data tersebut adalah membuat demografi mengenai usia, gender, kebiasaan konsumen, dan juga penghasilan yang dihabiskan setiap bulannya.

Hal ini berguan untuk merencanakan strategi marketing yang tepat agar konsumen tersebut bisa berubah menjadi leads yang potensial dengan dukungan berbagai konten dan juga perlakuan yang tepat.

Tak hanya itu, penjual juga bisa mengirimkan berbagai konten promosi berupa flyer iklan ke email atau nomor telepon yang dimiliki apabila penjual sudah pernah berinteraksi dengan konsumen sebelumnya.

Mengetahui Strategi Marketing yang Tepat

Sudah membuat berbagai macam postingan yang menarik namun leads masih belum datang juga? Hal ini sebaiknya dilakukan evaluasi mengenai konten yang sesuai dengan konsumen potensial yang dituju.

Dengan adanya data yang tepat dari leads marketing maka penjual bia membuat strategi marketing yang lebih sesuai dan promosi yang bertarget.

Hal ini dilakukan karena setiap konsumen pastinya memiliki keunikan tersendiri dalam menariknya, contohnya konsumen di usia muda lebih suka pada konten give away sedangkan konsumen di usia dewasa lebih percaya pada rekomendasi teman.

Karenanya perbedaan umur akan menentukan perbedaan perlakuan yang tepat. Selain itu, promosi yang dilakukan pun lebih bertarget dan tidak sekedar menyasar ke banyak orang namun hasilnya sia-sia.

macam-macam leads dan kegunaannya

Macam-Macam Leads dan Kegunaannya

Meskipun sudah meninggalkan data seperti nomor telepon dan juga alamat email namun seorang konsumen bisa saja belum berminat menjadi leads. Hal ini bisa jadi karena konten yang diberikan belum menyentuh keinginan konsumen atau masih mencari produk yang tepat.

Leads sendiri diklasifikasin dalam 3 jenis yakni marketing qualified lead, sales qualifies lead, dan juga products lead. Berbeda jenis maka akan berbeda juga treatmentnya sehingga penjual mesti menentukan strategi yang tepat untuk konsumen tersebut.

Karenanya untuk mengetahui berbagai jenis leads dan juga kegunaannya, berikut 3 macam leads yang mesti penjual ketahui.

Marketing Qualified Lead

Jenis pertama leads yang mudah ditemui oleh penjual adalah Marketing Qualified Lead dimana pembeli tersebut sudah mengetahui brand kita dari berbagai social media seperti Facebook, Instagram, dan Twitter.

Pada tahap ini, pembeli pun sudah terpapar dan tertarik dengan produk yang ada sehingga sudah mulai masuk ke dalam landing page yang dimiliki untuk memasukkan berbagai data.

Apabila konsumen sudah masuk ke tahap ini maka penjual tinggal mengembangkannya dengan mengirimkan berbgai promosi yang menarik sehingga pembeli akan mulai mencari lebih dalam mengenai produk yang dipromosikan.

Product Qualified Lead

Tahap selanjutnya apabila pembeli sudah mengenal produk kita dan mulai mendapatkan berbagai promosi secara gratis, biasanya konsumen akan mencoba untuk menggunakan produk secara gratis.

Hal ini bisa berupa memakai sampel produk atau mengikuti aplikasi yang ditawarkan secara gratis. Pada tahap inilah biasanya pembeli sudah mulai melakukan observasi apakah produk yang diberikan sudah sesuai selera atau masih ada ketidakcocokan.

Pada tahap inilah, penjual bisa mengedepankan kualitas produk yang diberikan seperti rasa makanan, kualitas kemasan produk, serta pelayanan saat pembeli mencoba produk gratis tersebut.

Penjual juga bisa melakukan follow up kembali pada konsumen yang telah mencoba produk tersebut untuk memberikan ulasan di social media ataupun form sehingga bisa dijadikan evaluasi ke depannya dan bahan inovasi untuk produk.

Apabila pembeli sudah puas dengan sampek produk anda, tidak jarang konsumen akan memberikan testimoni secara cuma-Cuma bisa berupa membuat postingan di social media yang dimilliki atau merekomendasikan kepada teman-teman terdekat.

Banyaknya testimoni yang baik tentu saja akan menguntungkan penjual untuk meningkatkan konsumen baru sehingga bisa di prospek untuk menjadi sasaran leads selanjutnya.

Sales Qualified Lead

Janis ketiga yang mudah terlihat oleh penjual adalah sales qualified lead dimana pembeli sudah mencoba produknya atau memperoleh testimoni dari pembeli dan sudah bersiap untuk membayar produk yang diinginkan.

Pada tahap inilah langkah penjual bisa lebih mudah karena tidak perlu promosi terlalu banyak dan bisa saja langsung mendapatkan keuntungan secara cepat.

Penjual juga bisa memberikan treatment lanjutan berupa pemberian freebies atau kemasan produk yang lucu dan memiliki logo tersendiri sehingga mudah dikenali oleh pembeli.

Tidak hanya itu, penjual juga bisa memberikan potongan harga atau gratis produk lainnya untuk menyenangkan hati pembeli sehingga akan terus membeli produk anda.

Penjual juga bisa membuat promo berupa cashback apabila membayar dari dompet digital tertetntu, hal ini dikarenakan sudah banyak konsumen yang pindah haluan dari sekedar membayar melalui tunai kini menggunakan barcode dompet digital.

Pemberian cashback ini juga biasanya diincar oleh konsumen yang berada di fase Sales Qualified Lead karena selain mendapatkan poin tertentu juga uang yang dimiliki pun disimpan di dompet digital tertentu dan tidak lagi menggunakan tunai.

Strategi ini sudah dipakai oleh banyak penjual makanan atau berbagai produk tertentu untuk menarik konsumen.

Pembeli yang awalnya belum berminat pada produk anda bisa saja mulai untuk membeli setlah melihat tawaran cashback di berbagai dompet digital yang ada.

cara mudah tarik leads dan anti gagal

Cara Mudah Tarik Leads Anti Gagal

Proses mendapatkan leads yang sesuai dengan penjual dan bisa ditarik menjadi pelanggan memang tidaklah mudah. Penjual mesti mengetahui strategi yang tepat agar pembeli tersebut tertarik pada produk yang ditawarkan.

Strategi menarik pembeli untuk menjadi konsumen yang potensial ini sendiri disebut lead generation yaitu sebuah proses menarik lead yang sesuai ke dalam bisnis dan membuat mereka tidak menolak untuk melakukan pembelian.

Apabila berhasil maka leads tersebut akan secara perlahan masuk menjadi pelanggan yang potensial. Beberapa cara mudah berikut terbukti anti gagal menarik konsumen ke dalam lingkaran leads yang diinginkan.

Mulai dengan Landing Page

Setiap produk yang bermunculan saat ini sudah dipastikan memiliki social media untuk mempromosikan produknya. Disaat konsumen sudah tertarik dengan berbagai konten yang ada maka akan lebih mudah ditarik untuk menjadi leads.

Penjual bisa menarik konsumen dengan cara mengarahkan ke landing page yang dimiliki berupa website yang dikembangkan untuk menarik produk.

Landing page sendiri merupakan halaman khusus di website yang berguna untuk mengumpulkan berbagai informasi pembeli.

Pada landing page ini, penjual bisa menawarkan berbagai produk gratis seperti voucher belanja dengan nominal tertentu atau dengan pengisian dompet digital atau pulsa guna menarik pembeli.

Landing page sendiri pun bisa dibuat dengan mudah dengan membuat wordpress atau bila produk sudah semakin berkembang bisa menyewa jasa pembuatan website yang terkenal agar tampilan website bisa terlihat profesional.

Pengguaan landing page sendiri bisa dianggap menguntungkan karena penjual hanya perlu membuatnya sekali dan bisa digunakan berulang.

Pasang Iklan Berbayar

Mengetahui leads yang tepat tentu saja dibutuhkan tidak hanya bagi bisnis yang sudah berkembang lama namun bagi bisnis yang baru berkembang dan belum memiliki konsumen yang banyak.

Pada fase ini biasanya social meida perusahaan belum memiliki banyak pengikut sehingga kesulitan dalam mencari leads yang tepat.

Untung saja saat ini hampir social media seperti Instagram, Facebook, Youtube, dan Tiktok membuka layanan iklan berbayar dimana penjual dapat mempromosikan produknya melalaui berbagai promosi dengan budget tertentu dan juga tertarget.

Agar konten iklan yang disiarkan bisa lebih mudah dilirik leads yang tepat maka penjual bisa menyiarkan konten giveaway di iklan tersebut.

Hal ini dilakukan karena biasnaya yang mengikuti giveaway tersebut merupakan orang-orang yang benar-benar berminat pada produk sehingga leads yang di dapatkan pun lebih bertarget.

Tidak hanya itu, penjual juga bisa menyebarkan berbagai konten edukasi gratis yang bisa diambil melalui e-book, sehingga untuk mengambilnya pembeli bisa mengisi dengan nomor telepon dan juga email yang ditinggalkan.

Jangan lupa juga untuk membuat visual yang menarik dan sesuai dengan ukuran fitur yang akan diguankan sehingga pembeli pun akan lebih tertarik dan melakukan klik yang mengarah ke landing page.

Kerjasama dengan Produk Lain

Tidak hanya melakukan promosi dengan iklan berbayar namun penjual juga bisa melakukan kerjasama dengan produk lainnya yang sedang naik daun.

Salah satu contohnya apabia anda memiliki produk makanan pedas maka anda bsia melakukan kolaborasi dengan melakukan kerjasama pada brand minuman yang sedang naik daun.

Hal ini dilakukan selain menaikkan nama brand anda juga pembeli bisa mendapatkan keuntungan lebih dengan menyicipi produk tersebut.

Pembeli bisa mengisi data di formulir landing page yang kemudian hasilnya bisa diganti dengan voucher potongan harga minuman.

Selain itu, penjual juga bisa melakukan kerja sama dengan influencer terkenal yang memiliki minat sama dengan produk anda.

Salah satu konten yang bisa influencer manfaatkan adalah paid promote berupa visit store atau melakukan endorsement dengan melakukan review product.

Influencer tersebut juga melakukan call to action dengan memberikan penambahan voucher yang bisa diakses oleh pengikutnya untuk memperoleh barang yang sama.

Strategi ini pun dinilai menguntungkan karena biasanya pengikut tersebut juga memiliki minat yang sama dan juga memiliki keterikatan terendiri sehingga menginginkan produk yang sama.

Bagikan Edukasi Produk Melalui E-Book

Cara ketiga yang bisa dilakukan untuk menarik konsumen adalah dengan pemberian buku elektronik yang bisa di dapatkan secara gratis setelah mengisi formulir di landing page.

Buku elektronik ini sendiri isinya bisa bermacam-macam mulai dari resep makanaan atau tips merawat diri. Berbagai topik bisa diangkat sebagai isi dari buku ini namun pastikan memiiki keterkaitan dengan produk yang ditawarkan.

Buku elektronik sendiri juga sebaiknya memiliki susunan yang rapih agar konsumen bisa mengikuti alurnya dan tidak hanya berupa konten yang bisa saja membuat pembeli bosan, berikut beberapa langkah mudah dalam membuat buku elektronik.

Tentukan topik spesifik: Sebuah buku elektronik yang tepat sebaiknya memiliki topik yang spesifik dan sesuai dengan produk yang akan dipromosikan.

Pengguna bisa mencari terlebih dahulu dengan mengetahui manfaat produk yang bisa dijadikan topik yang menarik.

Salah satu contohnya adalah kumpulan resep makanan berbahan dasar ikan. Anda bisa menggunakan produk anda sebagai fokus utama sehingga pembeli akan membeli produk anda untuk dipadukan dengan resep yang ada.

Buat Outline yang Menarik : Dalam membuat konten buku ini, pengguna tidak bisa langsung mengisinya dengan berbabagi konten namun harus diisi dengan outline yang urut agar pembeli penasaran dengan isi di dalamnya.

Penjual bisa memulai dengan pembukaan yang berisi kalimat pengantar dan juga membahas masalah yang sesuai dengan produk.

Contohnya adalah apabila anda menjual produk rumah tangga seperti panci dan wajan, anda bisa mulai dengan meningkatkan awareness mengenai memilih produk yang tepat akan membantu untuk meningkatkan kualitas hidup.

Selanjutnya anda bisa mengisi dengan tutorial memasak menggunakan berbagai produk yang ada.

Pada halaman terakhir bisa dimasukkan katalog produk yang bisa dipilih serta metode pembayaran dan market place yang dimiliki sebagai media promosi

Desain E-Book : pemilihan desain juga mesti dipikirkan agar konsumen tertarik untuk membaca isi dari buku yang ditawarkan. Beberapa desain tersebut diantaranya pemilihan font, ukuran gambar, dan juga warna yang tepat dan sesuai.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.